
Dok. Penulis
Kebumen — Pemerintah Desa Donorojo, Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen, gelar kegiatan Rembug Stunting dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa Tahun 2026, pada (29/7/2025) bertempat di Balai Desa Donorojo. Kegiatan tersebut menjadi forum penting dalam menyamakan persepsi dan merumuskan strategi penanganan stunting secara konvergen di tingkat desa.
Sekretaris Camat (Sekcam) Sempor dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) hadir dalam forum ini sebagai narasumber. Dalam penyampaiannya, mereka menekankan pentingnya validasi data, penentuan calon sasaran, serta pemetaan jenis kegiatan yang tepat agar intervensi anggaran penanganan stunting pada tahun 2026 dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.
Kepala Desa Donorojo Admin dalam sambutannya mengungkapkan bahwa stunting bukan sekadar masalah pertumbuhan fisik, tetapi juga menyangkut masa depan generasi desa. "Penanganan stunting memerlukan perhatian serius. Diperlukan sinergi seluruh elemen masyarakat agar desa Donorojo terbebas dari kasus stunting," ungkapnya.
Stunting sendiri mulai menjadi perhatian sejak tahun 2014, dan hingga kini masih menjadi isu kesehatan masyarakat yang kompleks. Faktor penyebabnya meliputi genetik (sekitar 80%), pola asuh, pola makan, kondisi lingkungan, serta kebersihan air minum. Dilakukannya upaya untuk mengidentifikasi akar masalah, termasuk kemungkinan kontaminasi air yang dikonsumsi melalui uji laboratorium.
Di Desa Donorojo terdapat empat Posyandu yang menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat, terutama dalam pemantauan tumbuh kembang anak. Para kader Posyandu didorong untuk semakin terampil dalam melakukan pengukuran tinggi dan berat badan balita, serta mampu mengakses dan mengelola data dengan baik. Edukasi juga diberikan kepada kader agar memahami pentingnya pemberian makanan tambahan (PMT) yang sesuai dengan selera anak penderita stunting dan mengutamakan produk yang bergizi serta tersertifikasi dari ahli gizi.
Dalam pemaparanya PLKB juga menjelaskan bahwa stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan yang diukur dari tinggi badan terhadap jumlah usia, yang umumnya disebabkan oleh kekurangan gizi kronis sejak dalam kandungan. Dalam penangannya juga harus menyasar pada calon ibu, terutama yang menderita anemia, berat badan kurang, hipertensi, serta penyakit bawaan lainnya. Ditekankan pula pentingnya konsumsi tablet tambah darah (TTD) secara teratur, makanan bergizi tinggi protein, serta pemeriksaan rutin kehamilan.
Dalam sambutannya Admin Kepala Desa juga berharap agar 10 kasus stunting yang ada di Donorojo mendapat pantauan khusus secara berkelanjutan, guna menemukan pola penanganan yang paling tepat. Dengan demikian, penyusunan RKP Desa 2026 diharapkan mampu mengakomodasi kebutuhan intervensi gizi dan kesehatan secara optimal demi mencetak generasi yang lebih sehat dan berkualitas.

Acara di lanjut dengan pengukuhan Pokja Posyandu Desa Donorojo, Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen. Acara tersebut berlangsung dengan khidmat dan sakral.
Penulis: Salsabillawati Shfaira E
Editor: Adam Arthur