Limbah Jadi Berkah: Mahasiswa Kkn Uin Saizu Latih Warga Sumurkidang Buat Briket Ramah Lingkungan

Pusat Pengabdian kepada Masyarakat 19 August 2025 2 min read

 

Sumurkidang, 15 Agustus 2025 – Siapa sangka limbah sekam padi yang biasanya dibuang atau dibakar begitu saja bisa disulap menjadi sumber energi ramah lingkungan? Itulah yang dilakukan oleh mahasiswa KKN Kelompok 121 UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto melalui program unggulan Pelatihan Pembuatan Briket dari Limbah Padi di Desa Sumurkidang, Kabupaten Pemalang.

Bekerja sama dengan Pemerintah Desa dan kelompok tani setempat, pelatihan ini diikuti oleh 25 peserta. Mereka belajar langsung mulai dari konsep energi alternatif, proses pengolahan sekam padi, teknik pencetakan, hingga strategi pemasaran briket. Dengan metode ceramah interaktif, demonstrasi, dan praktik langsung, para peserta benar-benar dilibatkan dalam setiap tahap produksi.

Dua mahasiswa KKN, Ziddan Ni’am Raihan dan Fadhilah Hanan, menjadi narasumber utama. Mereka membimbing peserta dalam membuat briket, mulai dari penjemuran sekam, pencampuran dengan perekat, pencetakan, hingga pengeringan. Hasilnya, briket yang dihasilkan memiliki kualitas pembakaran baik dan siap digunakan untuk kebutuhan rumah tangga maupun usaha kecil.

Kepala Desa Sumurkidang menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif mahasiswa. “Program ini bukan hanya mengurangi limbah, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi warga. Limbah padi kini bisa bernilai tambah,” ujarnya.

Ke depan, warga dan mahasiswa KKN berkomitmen membentuk kelompok usaha bersama agar produksi briket bisa dilakukan secara berkelanjutan dan dipasarkan ke desa-desa sekitar. Dengan begitu, pelatihan ini bukan sekadar program sementara, melainkan langkah awal menuju kemandirian energi dan kesejahteraan masyarakat Sumurkidang.

Dari sekam jadi berkah, dari limbah jadi peluang. Itulah pesan kuat yang ditinggalkan mahasiswa KKN 121 di Desa Sumurkidang.