Mahasiswa KKN UIN Saizu Kembangkan Briket Kulit Durian sebagai Energi Alternatif di Banjarnegara
Mahasiswa KKN UIN Saizu Kembangkan Briket Kulit Durian sebagai Energi Alternatif di Banjarnegara
Pusat Pengabdian kepada Masyarakat
2025-02-23
Bondolharjo, Punggelan, Banjarnegara, 9 Februari 2025 – Inovasi pemanfaatan limbah kembali digagas oleh mahasiswa KKN UIN Saizu melalui pelatihan pembuatan briket berbahan dasar kulit durian di Desa Bondolharjo, Kecamatan Punggelan, Kabupaten Banjarnegara. Kegiatan yang diadakan di rumah Turiyah, RT 2 RW 1, ini bertujuan mengubah limbah durian menjadi energi alternatif yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomi bagi masyarakat.
Inovasi Limbah Durian untuk Solusi Energi Berkelanjutan
Sebagai desa dengan konsumsi durian yang tinggi, limbah kulit durian sering kali menjadi permasalahan lingkungan. Melihat potensi tersebut, mahasiswa KKN UIN Saizu berinisiatif mengembangkan briket berbasis limbah durian yang dapat digunakan sebagai bahan bakar alternatif.
Kami ingin membantu masyarakat menemukan cara baru dalam mengolah limbah agar lebih bermanfaat dan bernilai ekonomi, ujar salah satu mahasiswa KKN.
Proses Pembuatan Briket: Sederhana dan Berdaya Guna
Pelatihan ini melibatkan warga setempat yang antusias mengikuti setiap tahap pembuatan briket. Prosesnya meliputi:
Penjemuran kulit durian selama 2-3 hari hingga benar-benar kering.
Pembakaran bersama batok kelapa hingga menghasilkan arang berkualitas tinggi.
Penghalusan dan penyaringan arang hingga menjadi bubuk halus.
Pencampuran bubuk arang dengan tepung kanji sebagai perekat dengan perbandingan 4:1:2 (4 gelas bubuk arang, 1 gelas tepung kanji, 2 gelas air).
Pencetakan dan pengeringan selama 2-3 hari sebelum siap digunakan.
Antusiasme Warga: Dari Limbah Jadi Peluang Usaha.
Pelatihan ini mendapat sambutan positif dari warga. Turiyah, pemilik rumah tempat pelatihan berlangsung, mengaku terinspirasi dengan inovasi ini.
"Dengan adanya pelatihan ini, kami jadi tahu cara mengolah limbah menjadi sesuatu yang berguna dan bahkan bisa dijual," ungkapnya.
Mahasiswa KKN UIN Saizu berharap inovasi ini dapat berlanjut dan menjadi solusi energi alternatif bagi masyarakat. Ke depan, mereka juga berencana mendampingi warga dalam pemasaran briket agar dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih luas.
Dari Kulit Durian Menuju Energi Ramah Lingkungan.
Kegiatan ini menjadi bukti komitmen mahasiswa dalam memberdayakan masyarakat melalui inovasi berbasis potensi lokal. Dengan pemanfaatan limbah menjadi energi alternatif, diharapkan warga dapat lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan energi, sekaligus menciptakan peluang usaha yang berkelanjutan.