2025-02-23
Foto bersama dengan Disnaker PMPTSP Banjarnegara dan para pelaku UMKM setempat.
Banjarnegara, 10 Februari 2025 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto bekerja sama dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Banjarnegara menggelar acara Sosialisasi Digital Marketing di Desa Sambong, Banjarnegara. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan pemasaran digital bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di desa tersebut.
Acara yang berlangsung di Balai Desa Sambong ini dihadiri oleh puluhan peserta yang terdiri dari pelaku UMKM, perangkat desa, serta masyarakat umum yang tertarik memanfaatkan teknologi digital dalam pengembangan usaha mereka. Sosialisasi ini menghadirkan pemateri dari DPMPTSP Banjarnegara serta mahasiswa KKN yang memiliki keahlian di bidang digital marketing.
Pemaparan materi dari Disnaker PMPTSP Banjarnegara Lyna Widiastuti, terkait Digitalisasi dan NIB.
Dalam sambutannya, dari Disnaker PMPTSP Banjarnegara, Lyna Widiastuti, menyampaikan bahwa sosialisasi ini merupakan langkah penting dalam mendukung UMKM lokal agar mampu bersaing di era digital.
“Di zaman yang serba digital ini, UMKM harus mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana promosi dan pemasaran produk. Dengan adanya pelatihan ini, kami berharap masyarakat Desa Sambong dapat mengembangkan usahanya melalui platform digital,” ujar Lyna.
Sambutan dari Koordinasi Desa Sambong
Sementara itu, Koordinator KKN UIN Saizu, Rizki Wahyudi Firmansyah, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja KKN yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan teknologi informasi.
“Kami ingin membantu UMKM di desa ini agar bisa naik kelas dengan memanfaatkan strategi digital marketing. Dengan begitu, produk-produk lokal bisa memiliki jangkauan pasar yang lebih luas, tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga nasional bahkan internasional,” kata Rizki.
Sesi sosialisasi meliputi berbagai materi penting, seperti dasar-dasar digital marketing, pemanfaatan media sosial untuk promosi, teknik pembuatan konten yang menarik, serta strategi pemasaran melalui marketplace dan website. Selain itu, peserta juga diberikan praktik langsung cara membuat akun bisnis di berbagai platform digital, seperti Facebook, Instagram, dan Shopee.
Salah satu peserta, Bu Sulimah, seorang pelaku usaha rumahan yaitu Kripik Pisang, mengaku sangat terbantu dengan adanya pelatihan ini.
“Dulu saya hanya mengandalkan pemasaran dari mulut ke mulut dan pelanggan sekitar desa. Sekarang saya tahu cara memasarkan produk saya lewat media sosial dan marketplace. Ini sangat membantu untuk meningkatkan penjualan,” ungkapnya dengan antusias.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat dan perangkat desa. Kepala Desa Sambong, Siswanto S.Ag, berharap agar pelatihan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN UIN Saizu dan DPMPTSP Banjarnegara. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti di sini, tetapi ada pendampingan lanjutan agar UMKM desa kami semakin berkembang,” ujarnya.
Proses pembuatan NIB
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan UMKM Desa Sambong mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital, sehingga dapat meningkatkan daya saing dan kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat. Ke depan, mahasiswa KKN UIN Saizu berencana mengadakan sesi pendampingan lanjutan agar hasil pelatihan ini dapat diterapkan secara optimal oleh para pelaku usaha di desa tersebut.
https://www.kompasiana.com/hauzaanrisqullohr3922/67adc174ed641505497bcd82/mahasiswa-kkn-uin-saizu-purwokerto-bersama-dengan-disnaker-pmptsp-banjarnegara-gelar-sosialisasi-digital-marketing-di-desa-sambong